Image

Kesenian Jaran Kencak

img_9899

Gerak lincah dari seekor kuda dan kegagahan seorang pawang mengatur langkah kudanya dengan aba-aba berhasil mencuri perhatian dari para tamu undangan yang sejak pukul lima sore telah memenuhi teras Gedung kesenian Jakarta (GKJ) untuk menghadiri acara malam perayaan penetapan dan penyerahan sertifikat warisan kebudaya. Ivoria pun seketika berubah drastis ketika para pemain gamelan mulai melantunkan alunan musik khas Jawa timur yang dimainkan untuk mengiringi gerak tari sang kuda. Mendengar alunan nada dari terompet reog, sang kuda pun mulai menggerakan kepala sambil melangah maju mundur dan sesekali mengangkat kedua kaki depannya. Saya pun dibuat terpukau oleh seni pertunjukan jaran kencak yang beraksi di depan pintu masuk gedung kesenian Jakarta (26/10).

 

Dengan memegang seutas tali panjang yang terikat di ujung mulut kuda sang pawang pun bergerak lincah sambil memberi aba-aba kepada kuda untuk berdiri dan berjalan dengan kedua kaki depan mengangkat keatas. Tidak lama berselang beberapa penari berkostum kesatria masuk dan berbaris mengitari kuda,mereka memperagakan gerak para kesatria yang berusaha menjinakan kuda yang sedang mengamuk. Di bagian puncak pertunjukan , sang pawang menarik tali ke bawah sambil memberi aba-aba agar kuda merebahakan diri ke tanah  disusul dengan aba-aba berikutnya yang di lakukan sambil mendorong pelan pipi kuda agar menggulingkan badannya ke posisi telentang. Di akhir pertunjukan, kuda yang semula diposisi terlentang langsung berdiri di samping pawangnya dengan menundukan wajah dan mengangkat satu kaki untuk memberi hormat kepada penonton, para tamu undangan sontak memberi tepuk tangan kepada pemain jaran kencak.

img_9817

Kesenian jaran kencak  asal Lumajang Jawa Timur ini menjadi salah satu warisan budaya tak benda milik Indonesia yang di tetapkan oleh direktorat kebudayaan pada tahun 2016.  Jaran kencak dimainkan oleh seekor kuda yang dihias dengan kostum jirah perang, beberapa penari berkostum kesatria, pemain gamelan dan  seorang pawang yang berperan mengatur gerak kuda. seperti tarian pada umumnya, jaran kencak juga diiringi oleh alunan musik gamelan khas jawa timur yang menggunakan teloat sebagai lead pengisinya. peran pawang dalam pertunjukan jaran kencak sangat penting untuk mengatur gerak kuda.

img_9903

Sejarah awal mula lahirnya Kesenian yang berstatus terancam punah ini memiliki banyak  versi dari berbagai sumber, namun terdapat satu versi yang diyakini banyak orang sebagai sejarah lahirnya kesenian jaran kencak. Kesenian jaran kencak lahir pada masa Arya wiraraja memerintah kerajaan Lamajang, menurut cerita  orang yang menciptakan kesenian ini adalah seorang pertapa sakti dari gunung Lemongan yang bernama Klabiseh, yang memiliki kesaktian dapat menundukan kuda liar dan membuatnya menari. Namun menurut kisah lain, kesenian “jaran kencak” ini adalah sebagai wujud penghormatan kepada kuda kesayangan milik adipati Ranggalawe yang bernama Nila ambhara yang terkenal paling pintar dan tangguh di zaman itu.

Terdapat dua jenis jaran kencak yang ada saat ini, yang pertama Jenis pencak Kuda yang di kenakan pakaian jazirah yang minimalis bertarung dengan pendekar atau pawang, hingga di kalahkannya kuda tersebut. Di ilhami dari asalmula terjadinya jaran ngepang.  Jenis yang kedua jaran Hias Kostum jaran kencak menyerupai reog ponorogo dengan berbagai macam pernak-pernik, rumbai-rumbai, untaian benang khas reog , kostum yang lebih besar dengan warna yang warna-warni dan bulu merak pada kuda untuk menarik perhatian seperti halnya reog. Jenis jaran kencak hias ini tidak melakukan atraksi seperti jensi pencak yang melakukan berbagai gerakan tubuh pada kuda.

 

Pada zaman dahulu kesenian ini ditampilkan sebagai wujud suka cita dari masyarakat akan kemakmuran dan kesejahteraan wilayahnya. Sekarang kesenian jaran kencak ditampilkan melalui sebuah festival yang biasanya dilakukan menyambut hari jadi kabupaten Lumajang, setiap tahun di bulan desember. Pada era sekarang jharan kencak masih sangat dijaga dan dilestarikan oleh beberapa maestro seni kabupaten lumajang, pada kesehariannya kesenian ini di suguhkan pada acara pernikahan, khiatanan dan acara-acara resmi kabupaten.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s